Suara Restorasi

Selasa, 22 September 2026

Perkuat Sistem Pengkaderan di Daerah, PW IPNU Kalbar Gelar LATIN

Pontianak, Suara Restorasi — Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas kader, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Barat menggelar Latihan Instruktur (LATIN).


Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 18 September hingga 20 September 2026, bertempat di Wisma Atlet GOR Provinsi Kalimantan Barat.


Ketua PW IPNU Kalimantan Barat Zainullah, menyampaikan bahwa Latihan Instruktur merupakan bagian dari upaya strategis organisasi dalam menyiapkan kader yang memiliki kemampuan sebagai instruktur dan pelatih.


Menurutnya, keberadaan instruktur yang berkualitas sangat penting dalam menjaga keberlanjutan sekaligus meningkatkan kualitas sistem pengkaderan IPNU di tingkat kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

“Pelatihan ini menjadi ikhtiar strategis untuk mencetak kader-kader instruktur dan pelatih yang mampu mengawal serta memperkuat sistem pengkaderan di kabupaten/kota di Kalimantan Barat,” ujar Zainullah.


Ia berharap para peserta yang mengikuti LATIN tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam proses pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk memperkuat pengkaderan di wilayah masing-masing.


Dengan adanya kader instruktur yang memiliki kompetensi, PW IPNU Kalbar mendorong agar proses pengkaderan dapat berlangsung secara terarah, berkelanjutan, dan mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas serta komitmen terhadap organisasi.


Rabu, 16 September 2026

Syarief Abdullah Minta Penerima BSPS yang Sudah Terverifikasi Tidak Dipindah ke Tahap Dua

Jakarta, Suara Restorasi — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Syarief Abdullah Alkadrie, meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang telah melalui proses verifikasi pada tahap pertama tidak  dipindahkan ke tahap kedua.


Permintaan tersebut disampaikan Syarief Abdullah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama jajaran Eselon I Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Ruang Rapat Komisi V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).


Menurut Syarief Abdullah, proses verifikasi terhadap calon penerima bantuan merupakan tahapan penting untuk memastikan masyarakat yang mendapatkan program BSPS benar-benar memenuhi persyaratan dan membutuhkan bantuan perbaikan rumah.


Karena itu, apabila calon penerima telah dinyatakan terverifikasi pada tahap pertama, ia meminta agar status tersebut tidak kembali diubah atau dipindahkan ke tahap berikutnya apabila terjadi data usulan ganda.


“Kalau sudah diverifikasi pada tahap satu, jangan kemudian dipindahkan ke tahap dua. Masyarakat sudah menunggu dan proses verifikasinya juga sudah dilakukan. Kalau data usulan nya ganda. Hapus saja yang tahap kedua. Ini banyak kemarin terjadi pada kami. Yang sudah terverifikasi di tahap satu, dipindahkan ke tahap dua. ” ujar Syarief Abdullah.


Ia menilai kepastian bagi masyarakat penerima bantuan sangat penting. Perubahan tahapan setelah proses verifikasi dikhawatirkan dapat menimbulkan ketidakpastian bagi masyarakat yang telah berharap mendapatkan bantuan untuk memperbaiki rumahnya.


*AHM

  


Kamis, 03 September 2026

Garda Pemuda NasDem Kalbar Gerak Cepat Ikut Tangani Karhutla di Kubu Raya

Kubu Raya, Suara Restorasi — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat menunjukkan kepeduliannya terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan turun langsung melakukan aksi sosial sekaligus penanganan di sejumlah titik terdampak di Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/8/2026).


Kegiatan tersebut dipusatkan di dua wilayah, yakni Desa Sungai Asam dan Desa Suku Lanting, Kecamatan Sungai Raya. Selain melakukan penanganan terhadap lokasi bekas kebakaran, Garda Pemuda NasDem juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak asap dan berada di sekitar wilayah rawan karhutla.


Dalam kegiatan tersebut, DPW Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat menyerahkan sejumlah peralatan pemadam kebakaran kepada Pasukan Baret DPW Garda Pemuda NasDem Kalbar. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan dan memperkuat kemampuan tim dalam melakukan penanganan karhutla di lapangan.


Aksi sosial kemudian dilanjutkan dengan pembagian masker dan susu UHT kepada masyarakat di Desa Suku Lanting. Pembagian bantuan dilakukan di kawasan Dermaga Penyeberangan Suku Lanting, Kecamatan Terentang, serta wilayah Kali Bandung.


Masker diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang berpotensi terdampak asap akibat kebakaran, sementara susu UHT dibagikan sebagai bagian dari dukungan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik.


Tidak hanya memberikan bantuan, tim Garda Pemuda NasDem juga melakukan pendinginan di lokasi bekas kebakaran di Dusun Suka Setia, Desa Sungai Asam. Pendinginan dilakukan karena masih ditemukan bara api di sejumlah titik yang berada tidak jauh dari permukiman warga.


Tim melakukan penyisiran dan pendinginan terhadap area yang masih berpotensi menimbulkan titik api baru. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali membesar dan merambat ke kawasan permukiman masyarakat.



Di lokasi yang sama, Garda Pemuda NasDem turut membagikan masker dan susu UHT kepada warga di sekitar area yang terbakar.


Aksi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat dalam membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla. Selain penanganan langsung di lapangan, kegiatan ini juga menjadi upaya mendorong kesadaran bersama agar masyarakat ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.


Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, relawan maupun organisasi kepemudaan. Sinergi dan kesiapsiagaan dinilai penting untuk mencegah meluasnya kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan.


*AHM


Rabu, 02 September 2026

DPW Petani NasDem Kalbar Bagikan 5 Ribu Susu UHT dan Masker

PONTIANAK, Suara Restorasi — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Petani NasDem Kalimantan Barat menggelar aksi sosial dengan membagikan 5.000 paket susu UHT dan masker gratis kepada para pengguna jalan di kawasan Bundaran Digulis Untan, Pontianak, Sabtu (29/8/2026).


Aksi yang digagas bersama DPD NasDem Kota Pontianak ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang mulai terdampak paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalbar.


Ketua DPW Petani NasDem Kalbar Hairul Mikrad, menyampaikan bahwa pembagian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata para pengurus terhadap kesehatan warga.


"Sebagai bentuk kepedulian akibat karhutla dan kabut asap ini, kami dari DPW Petani NasDem Kalbar bersama DPD NasDem Kota Pontianak membagikan 5 ribu susu UHT dan masker secara gratis. Mudah-mudahan ini dapat meringankan warga yang terdampak kabut asap. Dan susu UHT ini sebagai asupan gizi tambahan lah," Ujar Hairul Mikrad di sela-sela kegiatan bagi bagi Susu dan Masker.


Melalui pembagian masker ini, masyarakat diharapkan terhindar dari ancaman penyakit saluran pernapasan saat beraktivitas di luar rumah. Sementara itu, pemberian susu UHT diharapkan dapat membantu menjaga imunitas tubuh warga di tengah kondisi udara yang kurang sehat.


*AHM


Rabu, 10 Juni 2026

Syarief Abdullah Usulkan Kemendes Selesaikan Status Desa Tertinggal

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, menyoroti rendahnya pagu anggaran yang diusulkan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) serta Kementerian Transmigrasi. Sorotan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI serta Menteri Transmigrasi RI yang berlangsung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).



Dalam rapat tersebut, Syarief menilai besaran anggaran yang diusulkan kedua kementerian tersebut masih sangat terbatas dan berpotensi menghambat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang menyasar masyarakat desa, kawasan tertinggal, dan wilayah transmigrasi di seluruh Indonesia.


Menurutnya, pembangunan desa harus menjadi salah satu prioritas utama pemerintah karena desa merupakan fondasi pembangunan nasional. Kemajuan desa akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.


“Saya usulkan Kementerian Desa ini untuk membuat skala prioritas. Bagaimana misalnya desa yang sangat tertinggal itu bisa naik level menjadi desa maju. Kita berharap semua desa di Indonesia ini minimal menjadi desa maju. Karena kemajuan desa akan berdampak bagi kemajuan Indonesia,” ujar Syarief dalam rapat kerja tersebut.


Politisi Partai NasDem itu menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan target pembangunan desa. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang terukur melalui penentuan skala prioritas yang jelas, terutama bagi desa-desa yang masih berstatus tertinggal dan sangat tertinggal.


Syarief juga mendorong agar program-program kementerian lebih difokuskan pada upaya peningkatan status desa melalui penguatan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap desa.


*AHM


Minggu, 07 Juni 2026

Diskusi Kebangsaan Bersama Pemuda, Syarief Abdullah Apresiasi Nalar Kritis Pemuda

Pontianak – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Syarief Abdullah Alkadrie, menilai daya kritis pemuda merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan pembangunan nasional. Menurutnya, keberanian generasi muda dalam mengkaji, mengkritisi, serta memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah menjadi modal besar bagi kemajuan bangsa.



Pernyataan tersebut disampaikan Syarief saat menghadiri Diskusi Kebangsaan bertajuk Refleksi Hari Lahir Pancasila yang digelar Liga Mahasiswa NasDem Kalimantan Barat di Cafe 5 CM Universitas Tanjungpura Pontianak, Minggu (7/6/2026).


Dalam forum yang dihadiri aktivis organisasi kepemudaan dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut, Syarief mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam menyampaikan pandangan dan gagasan mengenai berbagai isu kebangsaan yang berkembang saat ini.


Ia menegaskan bahwa nalar kritis pemuda harus terus dirawat dan diarahkan menjadi energi positif untuk mengawal jalannya pemerintahan. Bagi Syarief, kritik yang lahir dari pemikiran yang objektif dan konstruktif bukanlah ancaman, melainkan bagian dari proses demokrasi yang sehat.


Selasa, 02 Juni 2026

Raker Dengan Kementerian PU, Syarief Abdullah Minta Inpres Jalan Daerah Jadi Program Prioritas

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie, meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk menjadikan Program Inpres Jalan Daerah (IJD) sebagai salah satu program prioritas nasional dalam pembangunan infrastruktur. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum yang berlangsung di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).


Dalam rapat tersebut, Syarief menegaskan bahwa Program Inpres Jalan Daerah memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran.


Menurutnya, banyak pemerintah kabupaten dan kota menghadapi tantangan dalam mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kehadiran Program IJD dinilai menjadi solusi strategis untuk mengatasi persoalan tersebut.


"IJD ini bisa jadi solusi pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan kabupaten dan provinsi. Karena mereka memang terkendala dengan APBD. Saya berharap IJD ini lebih besar porsinya. Selain itu, program ini masuk dalam program prioritas" Ujar Syarief.


Legislator asal Kalimantan Barat itu menjelaskan bahwa infrastruktur jalan yang baik menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan yang layak akan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta membuka akses menuju pusat-pusat ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.


Syarief juga menilai keberlanjutan Program IJD sangat penting untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah, khususnya di daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.


Ia berharap Kementerian Pekerjaan Umum dapat terus memperkuat dan memperluas cakupan Program Inpres Jalan Daerah sehingga semakin banyak daerah yang memperoleh manfaat dari program tersebut.


Senin, 01 Juni 2026

PRNU Lingga Gelar Lailatul Ijtima untuk Perkuat Ukhuwah dan Syiar Keagamaan

KUBU RAYA – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan Lailatul Ijtima pada Senin malam Selasa (01/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di kediaman salah satu pengurus ranting Desa Lingga tersebut dihadiri oleh pengurus NU, tokoh agama, serta warga setempat.


Lailatul Ijtima merupakan agenda rutin warga Nahdliyin yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi wadah musyawarah dan pembinaan aswaja di tengah masyarakat.


Ketua PRNU Desa Lingga Ustadz Abdur Rosi menyampaikan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima menjadi sarana untuk menjaga tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sekaligus memperkuat persatuan warga. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan sebagai upaya mempererat hubungan antarwarga dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan kegiatan sosial maupun keagamaan.


Selain sebagai media silaturahmi, Lailatul Ijtima juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi organisasi dalam membahas berbagai program kerja keumatan dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan oleh Nahdlatul Ulama di tingkat ranting.


Melalui kegiatan tersebut, PRNU Desa Lingga berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap ajaran Islam yang moderat dan rahmatan lil alamin dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.


Menhaj : Haji 2026 Jadi Tonggak Sejarah Baru Tata Kelola Haji

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi tonggak sejarah baru dalam tata kelola haji Indonesia.


Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah saat memberikan sambutan pada pelaksanaan wukuf di Arafah, Pada hari Senin (26/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh jemaah haji Indonesia, Amirulhaj, Tim Pengawas DPR RI, perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi, serta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).


Dalam sambutannya, Menhaj menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini memiliki makna yang sangat penting karena untuk pertama kalinya dilaksanakan dalam kerangka kerja Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Menurutnya, momentum ini menandai babak baru dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta perlindungan bagi jemaah haji Indonesia.


Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari petugas haji, pemerintah Arab Saudi, hingga berbagai unsur yang telah bekerja keras memastikan kelancaran pelayanan bagi jemaah Indonesia.


Ia berharap transformasi tata kelola haji melalui Kementerian Haji dan Umrah dapat menghadirkan layanan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah. Dengan demikian, seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan khusyuk.


Sumber Berita : Portal Kementerian Haji dan Umrah


Senin, 25 Mei 2026

12 Desa Di Kecamatan Sungai Kakap Terima Program Bedah Rumah Aspirasi Syarief Abdullah

KUBU RAYA – Sebanyak 12 desa di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, dipastikan menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal dengan program bedah rumah.


Kepastian tersebut disampaikan dalam acara sosialisasi program BSPS yang digelar di Kecamatan Sungai Kakap pada Senin (25/05/2026). Program ini dihadiri oleh jajaran perangkat kecamatan, desa, serta warga calon penerima bantuan.


Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Anggota DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie. Ia menegaskan bahwa terealisasinya bantuan ini tidak terlepas dari kawalan ketat program aspirasi legislator asal Kalimantan Barat tersebut.


“Rumah ini masuk dalam kebutuhan dasar manusia. Kenapa masuk kebutuhan dasar, karena rumah itu tempat tinggal dan membina keluarga. Atas dasar itulah pemerintah hadir memenuhi kebutuhan dasar warga negaranya. Tapi, barang ini tidak ujug ujug datang begitu saja. Tapi ada yang memperjuangkan. Yakni Pak Syarief Abdullah,” ujar Junaidi di sela-sela kegiatan sosialisasi.


Menurut Junaidi, program BSPS merupakan salah satu program yang paling dinantikan oleh masyarakat. Rumah yang layak huni bukan sekadar tempat berteduh, melainkan fondasi utama bagi kesejahteraan dan kesehatan keluarga.


*AHM

Rabu, 20 Mei 2026

Sosialisasi BSPS Di Kecamatan Teluk Pakedai, Bukti Nyata Perjuangan Syarief Abdullah

Teluk Pakedai – Komitmen nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat terus dibuktikan oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, H. Syarief Abdullah Alkadrie. Kali ini, masyarakat di Kecamatan Teluk Pakedai menyambut antusias pelaksanaan Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan di Desa Teluk Pakedai Hulu, Pada Rabu (20/05/2026).



Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh ratusan warga setempat ini menjadi bukti nyata dari perjuangan konsisten Syarief Abdullah di tingkat pusat untuk membawa dampak langsung bagi masyarakat bawah, khususnya warga miskin agar dapat memiliki rumah yang layak huni.


Program BSPS, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah, merupakan salah satu program strategis yang terus dikawal oleh Syarief Abdullah. Melalui dana aspirasinya, program ini disalurkan khusus untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memperbaiki kualitas rumah mereka, baik dari segi bangunan, kelayakan, kecukupan luas, maupun dari aspek kesehatan.


Kepala Desa Teluk Pakedai Hulu menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada H. Syarief Abdullah Alkadrie. Menurutnya, penambahan alokasi kuota bantuan bedah rumah di desanya merupakan bukti nyata perjuangan Syarief Abdullah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga yang selama ini mendambakan perbaikan tempat tinggal.


*AHM


Selasa, 19 Mei 2026

MTs Nahdlatul Athfal Sukses Jalani Proses Akreditasi Sekolah

Kubu Raya – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nahdlatul Athfal sukses menjalani proses akreditasi sekolah yang berlangsung selama dua hari, sejak 18 hingga 19 Mei 2026. Kegiatan akreditasi tersebut dilaksanakan di lingkungan MTs Nahdlatul Athfal Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Foto Bersama Semua Guru dan Tim Asesor


Pelaksanaan akreditasi berjalan lancar dengan melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari tenaga pendidik, komite, wali siswa, hingga peserta didik. Proses ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.


Kepala MTs Nahdlatul Athfal, Muhammad Pagi, S.Pd menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja sama dalam mensukseskan kegiatan akreditasi sekolah tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Asesor, seluruh guru, operator, komite sekolah, orang tua, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh selama proses akreditasi berlangsung,” ujarnya.


Ia berharap, melalui kegiatan akreditasi ini, MTs Nahdlatul Athfal dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan berkualitas bagi peserta didik.


*AHM

Selasa, 12 Mei 2026

DPRD Kalbar Tetapkan 18 Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Pembangunan Daerah

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Barat menetapkan 18 rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kalimantan Barat.



Paripurna yang digelar pada Selasa (12/5/2026) itu turut dihadiri Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan yang mewakili Pemerintah Provinsi Kalbar. Dalam penyampaiannya, Krisantus mengapresiasi berbagai masukan, kritik, dan perhatian yang diberikan DPRD terhadap pelaksanaan program pembangunan selama tahun anggaran 2025.


Menurutnya, rekomendasi yang disampaikan DPRD menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan pembangunan ke depan.


“Kami akan mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pajak air permukaan, bagi perusahaan yang ada di kalbar, pajak alat berat, dan pajak BBM juga akan terus ditingkatkan agar pendapatan daerah semakin optimal dan inovatif,” ujar Krisantus dalam rapat paripurna tersebut.


Berbagai rekomendasi strategis yang disampaikan DPRD mencakup sejumlah sektor penting, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan infrastruktur jalan dan jembatan, optimalisasi pengelolaan aset daerah, hingga penguatan ketahanan pangan.


Selain itu, DPRD juga menyoroti pentingnya percepatan operasional Pelabuhan Kijing sebagai salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas perdagangan di Kalbar.


Tak hanya itu, percepatan pengembangan dan optimalisasi Terminal Lintas Batas Entikong juga menjadi perhatian guna memperkuat aktivitas ekonomi kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.


DPRD berharap seluruh rekomendasi yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar pembangunan di Kalimantan Barat semakin merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.


Viral LCC 4 Pilar !!! Syarief Abdullah Desak Dewan Juri dan Penyelenggara Minta Maaf

Anggota DPR/MPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menyampaikan respons tegas terkait polemik yang terjadi dalam ajang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI. Ia meminta agar pelaksanaan kegiatan tersebut segera dievaluasi menyeluruh, terutama terkait mekanisme penilaian dan profesionalitas dewan juri.


Syarief Abdullah juga mendesak adanya permintaan maaf secara terbuka dari pihak dewan juri maupun penyelenggara setelah muncul dugaan kekeliruan dalam proses penilaian jawaban peserta.


Melalui pernyataan video yang diunggah di akun Instagram pribadinya (12/5/2026), Syarief Abdullah menyoroti insiden yang melibatkan seorang siswi asal daerah pemilihannya dari SMA Negeri 1 Pontianak. Dalam kejadian tersebut, siswi itu disebut telah memberikan jawaban yang benar, namun justru dinilai salah oleh dewan juri.


Menurut Syarief Abdullah, peristiwa tersebut tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak tidak baik pada mental dan rasa keadilan peserta didik yang telah memberikan jawaban dengan benar pada lomba tersebut.


“Saya minta kepada dewan juri dan penyelenggara untuk secepatnya meminta maaf kepada sekolah yang bersangkutan dan juga kepada masyarakat Kalbar. Dan kedepan kita akan evaluasi ini, jangan sampai terjadi lagi, sehingga dalam penyelenggaraan nya betul betul. Tidak membuat kegaduhan, apalagi merugikan kepada peserta maupun masyarakat  ” Tegasnya.


Ia juga meminta agar Badan Sosialisasi, panitia penyelenggara melakukan evaluasi total terhadap dewan juri, dan sistem penjurian agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pelaksanaan LCC 4 Pilar di masa mendatang.


*AHM

Minggu, 10 Mei 2026

Syarief Abdullah: Bapak Bedah Rumah Indonesia

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Syarief Abdullah Alkadrie dikenal luas masyarakat sebagai “Bapak Bedah Rumah Indonesia”. Sebutan tersebut lahir dari konsistensi dan perjuangannya dalam membantu masyarakat mendapatkan rumah yang layak huni, khususnya di Kalimantan Barat.


Melalui aspirasi dan pengawalan Program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya), ribuan rumah tidak layak huni yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan, kini telah berubah menjadi rumah yang aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati. Program ini menjadi harapan besar bagi masyarakat kecil yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.


Komitmen H. Syarief Abdullah Alkadrie dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat membuat namanya begitu dekat dengan rakyat. Tidak sedikit kepala desa dan tokoh masyarakat di berbagai daerah di Kalimantan Barat menyebut beliau sebagai “Bapak Bedah Rumah Indonesia”, karena dinilai konsisten hadir membantu masyarakat tanpa mengenal lelah.


Bagi H. Syarief Abdullah Alkadrie, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi simbol martabat dan masa depan keluarga. Karena itu, perjuangan menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus menjadi prioritas yang diperjuangkannya di DPR RI.


Tim Redaksi


Dukung Transparansi Program BSPS, Syarief Abdullah Apresiasi Inovasi Pemilihan Terbuka Toko

Kubu Raya, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Syarief Abdullah Alkadrie mendukung inovasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam menerapkan sistem Pemilihan Terbuka Toko (PTT) pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).


Menurut Syarief, penerapan PTT menjadi langkah positif untuk memastikan proses penyediaan bahan bangunan dalam program BSPS berjalan lebih transparan, efektif, efisien, serta akuntabel.

Ia menilai sistem tersebut juga dapat mendorong persaingan sehat antar penyedia bahan bangunan sehingga kualitas material yang diterima masyarakat menjadi lebih baik dengan harga yang kompetitif.


Selain meningkatkan transparansi, lanjut Syarief, inovasi ini diharapkan mampu meminimalisir potensi penyimpangan dalam penyaluran bantuan serta memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program BSPS di daerah.


Syarief juga berharap penerapan sistem PTT dapat berjalan optimal di seluruh daerah, termasuk di Kalimantan Barat, sehingga program BSPS mampu membantu masyarakat memperoleh rumah layak huni dengan proses yang lebih baik dan tepat sasaran.


Selasa, 05 Mei 2026

Warga Desa Sungai Alai Curhat Ke Ibu Hadijah Fitriah, Dambakan Pembangunan Gedung SMA

SANGGAU – Warga masyarakat Desa Sungai Alai, Kabupaten Sanggau, menyampaikan curahan hati mereka kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Hadijah Fitriah dan anggota Komisi V DPRD Kalbar yang datang melakukan kunjungan ke desa tersebut.


Dalam pertemuan bersama warga pada hari selasa (5/5/2026) di Desa Sungai Alai, salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan adalah kebutuhan pembangunan gedung Sekolah Menengah Atas (SMA). Warga berharap pemerintah dapat menghadirkan fasilitas pendidikan tingkat SMA agar anak-anak di desa tersebut lebih mudah melanjutkan pendidikan.


Selama ini, para pelajar yang ingin bersekolah di tingkat SMA harus menempuh perjalanan cukup jauh ke daerah lain. Kondisi tersebut dinilai memberatkan masyarakat, terutama dari sisi biaya transportasi dan waktu tempuh.


Tokoh masyarakat setempat mengatakan keberadaan gedung SMA sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa. Selain memberikan kemudahan akses belajar bagi pelajar, pembangunan sekolah juga diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah.


Menanggapi aspirasi warga, Hadijah Fitriah menyampaikan bahwa kebutuhan pendidikan masyarakat akan menjadi perhatian pihak DPRD Kalbar. Ia mengaku memahami keinginan masyarakat yang mendambakan fasilitas pendidikan yang lebih dekat dan memadai.


Minggu, 03 Mei 2026

6 Desa di Kecamatan Sungai Raya Terima Bantuan Program BSPS

Kubu Raya- Sebanyak 90 warga dari enam desa di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya menerima bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) aspirasi anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Syarief Abdullah Alkadrie, SH. MH. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang lebih layak huni.

Sebanyak 90 Warga dari 6 Desa Di Kecamatan Sungai Raya Tampak Bahagia Menerima Bantuan 
Program BSPS Aspirasi Syarief Abdullah Alkadrie. Foto : Suparto


Adapun enam desa yang mendapatkan bantuan BSPS tersebut yakni Desa Permata Jaya, Desa Mekar Sari, Desa Sungai Asam, Desa Tebang Kacang, Desa Sungai Bulan dan Desa Sukalanting.


Ratusan warga yang hadir tampak antusias dan penuh kegembiraan saat mengikuti kegiatan sosialisasi BSPS yang digelar pada Senin (4/5/2026) di Aula Kantor Desa Mekar Sari. Mereka berharap bantuan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga rumah yang selama ini kurang layak dapat diperbaiki.


Dalam kegiatan sosialisasi itu, masyarakat diberikan penjelasan terkait mekanisme pelaksanaan program, penggunaan anggaran bantuan, hingga tanggung jawab penerima dalam menyelesaikan pembangunan rumah.

*AHM 

Pengurus IKA PMII Kalbar Resmi Dilantik, Hadijah Fitriah Berikan Ucapan Selamat

KUBU RAYA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Hadijah Fitriah, menghadiri langsung prosesi pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA-PMII) Kalimantan Barat masa khidmat 2025–2030. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII di Gardenia Resort Kubu Raya, pada hari Minggu (3/05/2026).

Wakil Gubernur, Wakil Ketua DPRD Kalbar memberikan ucapan selamat kepada Pengurus IKA PMII Kalbar

Kehadiran Wakil Ketua DPRD provinsi Kalbar tersebut menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap peran strategis organisasi kepemudaan dan alumni PMII di Kalimantan Barat. Pelantikan ini dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat kontribusi nyata para alumni PMII dalam mengawal pembangunan daerah serta memperkokoh sistem kaderisasi yang berkelanjutan.


Penghargaan dari Ketua Terpilih

Ketua PW IKA-PMII Kalimantan Barat Suib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Hadijah Fitriah. Suib, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Kalbar, memberikan penghormatan khusus kepada kolega pimpinannya tersebut di hadapan para kader dan alumni.


"Terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ibu Hadijah Fitriah. Beliau ini pimpinan saya di DPRD, dari Partai NasDem. NasDem punya wakil pimpinan di DPRD Kalbar yang selalu mendukung gerak langkah organisasi kita," ujar Suib disambut tepuk tangan hadirin.


Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Pelantikan pengurus periode 2025–2030 ini diharapkan mampu membawa PW IKA-PMII Kalbar menjadi mitra strategis pemerintah dan legislatif. Dengan komposisi pengurus yang baru, organisasi ini berkomitmen untuk mendistribusikan potensi alumni ke berbagai sektor pembangunan guna mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih maju dan sejahtera.


(AHM)


Sabtu, 02 Mei 2026

12 Desa Di Sungai Ambawang Dapat Bantuan Program BSPS Aspirasi Syarief Abdullah

KUBU RAYA – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) aspirasi Anggota DPR RI Komisi V Fraksi NasDem, H. Syarief Abdullah Alkadrie, kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Kubu Raya. Kali ini, sebanyak 12 desa di Kecamatan Sungai Ambawang mendapatkan bantuan program bedah rumah tersebut.


Camat Sungai Ambawang, Jurin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan H. Syarief Abdullah Alkadrie kepada masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, program BSPS sangat membantu warga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.


“Terima kasih Pak Syarief. Kalau saya lihat ada 12 desa di Kecamatan Sungai Ambawang yang menerima manfaat program ini. Ini membuktikan kepedulian beliau terhadap masyarakat di Sungai Ambawang,” ujar Jurin saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi BSPS, Minggu (26/04/2026), di Gedung Olahraga Futsal Haikal Ambawang.


Ia mengatakan, program BSPS menjadi salah satu solusi nyata dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang lebih layak dan sehat. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan kualitas hidup masyarakat juga semakin meningkat.


Jurin menambahkan, pemerintah kecamatan sangat mendukung program-program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang perumahan. Menurutnya, keberadaan rumah yang layak huni menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga.


Program BSPS sendiri merupakan bantuan pemerintah yang bertujuan mendorong masyarakat untuk membangun atau memperbaiki rumah secara swadaya agar menjadi lebih layak huni. Melalui aspirasi H. Syarief Abdullah Alkadrie, program tersebut terus menjangkau berbagai desa di Kabupaten Kubu Raya.


Masyarakat penerima manfaat pun menyambut baik bantuan tersebut dan berharap program BSPS dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang terbantu dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.


Adsvertiser

Berita

Gaya Hidup

Inspirasi