Anggota Komisi V Minta Kementerian PU Aktifkan Kembali Program ABSAH - Suara Restorasi

Rabu, 04 Februari 2026

Anggota Komisi V Minta Kementerian PU Aktifkan Kembali Program ABSAH

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI H. Syarief Abdullah Alkadrie, meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mengaktifkan kembali program Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH). Hal ini dinilai sebagai solusi konkret untuk mengatasi kesulitan air bersih di wilayah yang memiliki karakteristik tanah sulit air tanah, namun memiliki curah hujan tinggi.

Anggota Komisi V DPR RI H. Syarief Abdullah Alkadrie, SH.MH


Permintaan tersebut disampaikan Syarief dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (4/2/2026).


Dalam penyampaian nya, Syarief Abdullah menyoroti efektivitas program ABSAH yang berbasis padat karya dan pendekatan masyarakat. Menurutnya, program ini sangat cocok diterapkan di Kalimantan Barat, di mana masyarakat seringkali kesulitan mendapatkan air bersih melalui sumur bor.


"Berkaitan dengan program padat karya dengan pendekatan masyarakat. Dulu itu pernah ada yang namanya Program ABSAH. Tempat penampungan air hujan, karena kalau di tempat kami, sumur bor itu sulit," Ujar Syarief di hadapan Menteri PU.


Memanfaatkan Potensi Curah Hujan

Politisi Partai NasDem ini menjelaskan bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi curah hujan yang sangat tinggi. Dengan program ABSAH, air hujan dapat ditangkap secara efektif saat musim penghujan untuk dijadikan cadangan saat musim kemarau tiba.

Ia secara khusus mengusulkan agar titik-titik pembangunan ABSAH difokuskan pada fasilitas publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas.

"Curah hujan cukup tinggi, sehingga potensi ini bisa dimanfaatkan untuk lembaga pendidikan maupun rumah ibadah. Saya berharap program itu dilaksanakan lagi," tegasnya.


(Abdul Hamid)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda